Rapat Persiapan Kegiatan UNBK, UKK, PPDB dan Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2016/2017

Kepala Sekolah Drs. Saripin, S.Pd.I saat menyampaikan UNBK dan sebelah kanannya
Waseso H, S.Kom dan sebelah kiri, Drs. Mukhlasin
TEGAL- SMA Muhammadiyah Kota Tegal menggelar rapat persiapan UNBK, UKK, PPDB dan pelepasan siswa kelas XII tahun pelajaran 2016/2017 di ruang serbaguna, kamis, 6 April 2017.

Rapat yang berlangsung dari pukul 13.00 tersebut diikuti oleh semua guru dan karyawan SMA Muhammadiyah Kota Tegal guna membahas agenda-agenda yang akan dilaksanakan waktu dekat ini.

Drs. Saripin, S.Pd.I Mengatakan "Ujian nasional biasa dilakukan, tapi untuk UNBK ini cukup rumit mekanismenya, yakni kewenangan kabupaten kota ke provinsi".

Khusus untuk pengawas, perlu kita ketahui UNBK, misalkan SMK saja yang telah melaksanakan lebih awal masih banyak kendala, misalnya matinya listrik. Selain itu, teknis pelaksanaan pun masih banyak kendala diantaranya, soal yang muncul dilayar cuma 8.

Kalau bermasalah seperti itu, beliau menegaskan: maka perlu ditulis dalam berita acara dan diusulkan untuk mengikuti ujian susulan.
image: judin
Begitupun terkait masalah kecil lainnya harus melapor pada MKKS, tegasnya.

Untuk persiapan UNBK di sekolah kita, segera siapkan form laporan harian, tulisan larangan, harap tenang. Kemudian jenset dimaksimalkan dan komputer pun harus dalam keadaan layak pakai. sehingga pada saat pelaksanaan tidak terjadi kendala, kalaupun masih ada kendala, ada komunikasi antara proktor sekolah dan proktor kota. Katanya.

Sedangkan bagi guru yang tidak mengawasi, ambil sikap sendiri, karena hari itu adalah hari efektif sekolah.

Waseso Husodo, S.Kom menyampaikan tentang UKK, beliu menghimbau tidak ada keterlambatan soal. Soal paling akhir 2 Mei 2017 sudah dikumpulkan ke waka kurikulum tanpa banyak beralasan, bisa lewat email juga.

Kepada panitia yang bertugas harap melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Dan pengawasan dalam UKK nanti sebelum mengambil naskah soal terlebih dahulu menandatangani berita acara, Tegasnya.

Terakhir, Drs. Mukhlasin menyatakan "Untuk MoU harus ada koordinasi, saya siap mengawal ke SMP yang ada di Tegal. Ingat target sekolah kita 120 siswa, yang sertifikasi minimal membawa 2 orang, dan yang belum, minimal membawa 1 orang. Saya yakin satu guru mampu mencari satu siswa, menguatkan.

Terkait pelepasan siswa kelas XII, waka kesiswaan dalam hal ini beliau sendiri sudah punya konsep, tinggal koordinasi saja. Pada intinya semua guru masuk kepanitiaan. Nantinya wakakes koordinasi dengan pembina IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah), kemudian ke kepala sekolah. Imbuhnya.

PPDB: untuk sosialisasi, guru siapa yang memiliki waktu luang maka berangkat. Kebetulan kami sudah sosialisasi sekaligus MoU ke 19 sekolah SMP di kabupaten dan kota Tegal. Adi menambahkan.

Permasalahan di lapangan adalah siswa sering menanyakan biaya masuk, maka dalam hal sekolah dengan segera mengklirkan problem tersebut. Ujarnya.

Comments

Popular posts from this blog

Akun Facebook SMA Muhata Ganti, Silahkan Add !

Sekolah Adakan UHB 2: Siswa Mengikuti Dengan Antusias